Bellissime Stelle ^^

Appreciating the Smallest Imagination

PENGHAMBATAN TUMBUH TUNAS LATERAL DAN DOMINASI TUNAS APIKAL Juni 28, 2010

Filed under: Uncategorized — arcturusarancione @ 8:16 PM
  1. Tujuan

Meneliti pengaruh auksin terhadap pertumbuhan tunas lateral

  1. Pendahuluan

Auksin berasal dari bahasa Yunani “Auxano” yang berarti tumbuh atau bertambah. Auksin merupakan golongan dari substansi permacu pertumbuhan tanaman dan morfogen (fitohormon) yang paling awal ditemukan. Salah satu anggota dari auksin yang paling dikenal adalah IAA. Suatu system sel tumbuhan memerlukan auksin untuk pertumbuhan, pembagian tugas (divisi,) maupun ekspansi selular. Fungsi auksin tergantung pada jaringan yang spesifik; seperti pada batang, akar, dan buah. Auksin dapat memacu pemanjangan apical batang, ekspansi lateral rambut akar, atau ekspansi isodiametrik dalam pertumbuhan buah. Beberapa kasus (pertumbuhan koleoptil), auksin memacu ekspansi selular tanpa adanya pembagian divisi dalam sel tersebut. Kasus lainnya, auksin dapat mendorong pembagian divisi dan ekspansi sel dalam jaringan yang sama seperti inisiasi akar.

Auksin sangat berperan penting dalam dominasi tunas apikal, merupakan sebuah fenomena dari pusat percabangan tumbuhan yang tumbuh lebih dominan daripada percabangan lainnya. Tunas apikal adalah bagian yang memproduksi hormon auksin yang dapat berdifusi ke bawah dan menunjang pertumbuhan tunas lateral, dilain pihak pertumbuhan ini akan menimbulkan kompetisi pada tunas apikal terhadap cahaya matahari dan nutrisi. Apabila prinsip dari dominasi apikal dapat dipahami, maka akan sangat membantu dalam manajemen tumbuhan. Manajemen tumbuhan dapat berupa memanipulasi respon natural, seperti pengaruh hormone auksin ini untuk menghasilkan tumbuhan yang dapat diatur ukuran, bentuk, maupun produktivitas buahnya (http://en.wikipedia.org).

III. Hasil Pengamatan

Tabel panjang dan diameter tunas  lateral rata-rata

No Perlakuan Panjang tunas lateral rata-rata (cm) Diameter rata-rata batang (cm)
1. Tanaman utuh (kontrol) 13,2 0,225
2. Tanaman dipotong dan diberi pasta lanolin 3,53 0,175
3. Tanaman dipotong dan diberi  pasta IAA 1,75 0,2
  1. Pembahasan

Dalam fisologi tumbuhan, dominasi apical adalah suatu prinsip distribusi auksin dalam organisasi tumbuhan, dengan menekankan pertumbuhan ke arah atas (apikal) dan mengesampingkan percabangan (lateral). Auksin sebagai factor penyebab dominasi apical ini merupakan hormon yang diproduksi secara alamiah dalam tumbuh tanaman ( Katuuk, 1989 ). Auksin banyak digunakan dalam kerja mikropropagasi dan bekerja sama dengan medium makanan ( nutrien ) untuk memelihara pertumbuhan kalus, suspensi sel atau organ ( seperti meristem, tunas dan ujung akar ) dan mengatur morfogenesis.

Dominasi apikal tersebut menyebabkan tanaman dapat tumbuh lebih tinggi dan meningkatkan eksposur tanaman terhadap cahaya matahari. Produksi auksin oleh tunas apikal berdifusi ke arah bawah tumbuhan mengikuti gaya gravitasi serta menghambat pertumbuhan tunas lateral. Pemotongan tunas apikal beserta hormonnya akan menyebabkan tunas lateral dorman yang terletak di bawah untuk mulai tumbuh. Ketika tunas apikal dihilangkan, sumber auksin dihapus. Konsentrasi auksin yang jauh lebih rendah menyebabkan tunas lateral terpacu untuk tumbuh. Tunas lateral akan lebih sensitive terhadap auksin daripada tunas apikal. Kemudian, tunas yang berada diantara ketiak daun dan batang menghasilkan percabangan baru yang akan berkompetisi untuk menjadi titik tumbuh. Pergerakan auksin pada tempat sintesisnya dilakukan dengan system translokasi floem apabila terjadi dalam jarak yang cukup jauh dan melalui mekanisme auksin polar transport apabila dilakukan antar sel yang berdekatan (http://www.cilr.uq.edu.au).

Praktikum ini menggunakan kacang hijau sebagai bahan tanaman yang pada tunas ujungnya telah diolesi pasta lanolin dan pasta lanolin+IAA. Pasta lanolin adalah suatu senyawa yang terbuat dari minyak bumi, berfungsi sebagai suatu indikator. Sedangkan pasta lanolin+IAA merupakan pasta lanolin yang telah diberikan IAA atau auksin. Ujung tanaman ini sebelumnya dipotong, kemudian bagian yang terpotong diolesi oleh pasta lanolin dan pasta lanolin+IAA, serta tanaman yang lain sebagai control. Berdasarkan hasil pengamatan, terlihat bahwa tanaman kontrol menempati posisi teratas pertumbuhan tunas lateral maupun diameter batang. Hal tersebut sesuai dengan literatur yang ada, karena tanaman yang telah diolesi oleh pasta lanolin + IAA memiliki mekanisme berupa dominasi tunas apikal yang tidak berkurang. Tunas lateral akan tetap dorman dengan suplai/cadangan auksin yang tetap tersedia dari bagian atas tumbuhan (http://abstracts.aspb.org). Lain halnya dengan tanaman control dan tanaman yang diolesi pasta lanolin saja. Tanaman tersebut cenderung untuk membentuk tunas lateral setelah pengaruh dari auksin menghilang akibat terpotongnya tunas apikal. Pengaruh konsentrasi auksin dalam konsentrasi rendah pada tunas lateral ternyata mampu membuatnya tumbuh lebih pesat dan menunjukkan sensivitasnya (www.answers.com).

Terdapat beberapa kendala dalam percobaan ini, seperti: kesalahan praktikan dalam menutup bahan tanaman dengan menggunakan plastik hitam. Seluruh tanaman justru ditutupi oleh plastik hitam, sehingga menjadi layu bahkan beberapa mati. Padahal seharusnya hanya bagian yang dipotong saja yang ditutupi oleh plastik hitam. Penutupan dengan plastik hitam ini bertujuan untuk meminimalisir pengaruh cahaya matahari terhada kerja hormon auksin. Auksin akan bekerja optimum pada kondisi gelap atau kurang cahaya matahari.

  1. Kesimpulan

Dominasi apikal adalah suatu prinsip distribusi auksin dalam organisasi tumbuhan, dengan menekankan pertumbuhan ke arah atas (apikal) dan mengesampingkan percabangan (lateral). Dominasi apikal dipicu oleh produksi auksin pada bagian tunas apikal tanaman. Pemotongan tunas apikal akan menyebabkan tunas lateral menjadi tumbuh, akibat auksin yang bergerak ke bawah. Apabila ujung apikal yang telah terpotong diberikan campuran pasta lanolin+IAA, maka auksin akan kembali tersedia dan tunas lateral menjadi tidak terbentuk kembali.

  1. Daftar Pustaka

[Anonim]. 2010. Apical Dominance [terhubung berkala]. http://en.wikipedia.org/wiki/Apical_ Dominance (21 Mei 2010)

[Anonim]. 2010. Role of Auxin in Apical Dominance [terhubung berkala]. http://www.cilr.uq.edu.au/…/File/Apical%20Dominance%20Workshop_brett.pdf (21 Mei 2010)

[Anonim]. 2010. Apical Dominance in Plants [terhubung berkala]. http://www.answers.com/topic/apical-dominance (21 Mei 2010)

[Anonim] 2010. Apical Dominance in Orchids [terhubung berkala]. http://abstracts.aspb.org/pb2003/public/P41/0123.html (21 Mei 2010)

Katuuk, R. P. J.. 1989. Tehnik Kultur Jaringan dalam Mikropropagasi Tanaman. Departemen P dan K:  Jakarta hal : 45 -64.

  1. Jawaban Pertanyaan
  2. Pengaruh pemberian auksin terhadap bentuk tanaman adalah tunas lateral menjadi lebih pendek dan diameternya menjadi lebih kecil serta tanaman tumbuh menjadi bengkok.

2.  Fungsi hormon auksin yang dibentuk oleh tanaman itu sendiri adalah untuk mempercepat pertumbuhan baik pertumbuhan akar dan batang, mempercepat pematangan buah, dan mengurangi jumlah biji dalam buah. Auksin yang diberikan pada tunas lateral akan menghambat pertumbuhan dari tunas lateral tersebut dan mengakibatkan adanya dominansi apikal. Sehingga dapat dikatakan bahwa pengaruh pemberian auksin terhadap pertumbuhan tunas lateral berbeda dari pengaruh auksin yang dibentuk oleh tumbuhan itu sendiri.

3.  Auksin yang digunakan pada pemeliharaan tanaman tahunan berguna untuk mengurangi    cabang pada pohon tersebut, sehingga eksposure tumbuhan terhadap cahaya dapat meningkat.

4.  Pemangkasan pucuk dilakukan untuk menghindari dominansi apikal yang nantinya akan membuat tumbuhan menjadi lebih lebat, sehingga pada tanaman hortikultura akan lebih mudah untuk dipanen (pertumbuhan ke atas diminimalisir), dirawat, dan bernilai jual lebih tinggi.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s